Selasa, 31 Juli 2012

Maaf bila seringkali memelukmu terlalu erat

Kadang kita tersenyum karana satu kata, terkadang kita saling memendam amarah untuk sekedar tak memperburuk keadaan satu sama lain, terkadang pula kita saling menyampaikan kekesalan satu sama lain. Meskipun begitu, rasa kita tidak akan pernah berubah kawan.  Bertemu denganmu adalah anugerah, dan bersahabat denganmu adalah keindahan. Sungguh sebuah keindahan....
Terlalu indah, hingga kugantungkan harapan setinggi-tingginya untuk selalu berjalan beriringan bersamamu
Hingga mungkin berkali-kali aku memelukmu terlalu erat, membuatmu sakit, membuatmu marah, dan membuatmu kesal. Tapi sungguh, tak ada maksud untuk menyakiti, hanya selalu inginkan kau baik-baik saja kawan. Saat kupikir ada orang lain yang akan menyakitimu, aku langsung mengeluarkan taring tajamku, dan kau mungkin tak suka, tapi aku benar-benar hanya ingin kau baik-baik saja. 
Adakalanya aku diam dan berkata tak peduli, itu adalah saat dimana aku mencoba memelukmu lebih lembut dan menurunkan egoku, tapi biasanya cara itu gagal. Aku tetaplah aku, beginilah aku saat aku berpikir bahwa mereka akan mengusikmu. 
Saat aku berkata tak peduli jangan pernah acuhkan, karena sesungguhnya tak pernah ada keinginan untuk meninggalkanmu kawan. Bahkan jika aku jadi petinggi negara sekalipun
Bersamamu hari--hariku lengkap, walau suatu hari nanti aku tak lagi ada untuk memelukmu saat mereka yang jahat mengusikmu, tenanglah, akanku mohonkan pada Tuhan, bantu aku memeluk para sahabatku meski dari jauh 
Karena aku menyanyangi mereka Tuhan, dan hadirkanlah senyuman selalu diwajah mereka bahkan saat mengenangku nanti.
Untuk para sahabat 

2 komentar:

  1. I heart you tesi...
    teruslah begitu, krna klu tdk begitu bukan tesi...
    yakinlah, Allah swt maha melihat dan melindungi hambanya tesi...

    BalasHapus
  2. hayyaa..smash mode on ola yaaa..hahaha...miss u ola..enen pulanngg yaa :p

    BalasHapus